Bagaimana Terbentuknya Sumpah Pemuda? – Tulisan dari Tim Media Center Birohmah

 

Lain dulu lain sekarang. Orang bilang yang lalu biarlah berlalu mari kita tapaki masa depan.

Tapi tahukah kita bahwa sejarah itu selalu berulang?

Hanya saja nama, tempat dan tahunnya saja yang berubah namun intinya kejadian itu sama.

Oleh karena itu jangan lupakan sejarah seolah-olah ia hanya masa lalu yang tak perlu dihiraukan. Menapaktilasi sumpah pemuda yang terjadi pada 28 Oktober 1928 silam jauh sebelum Indonesia menikmati era modern yang serba melenakan. Pemuda-pemuda Indonesia dari berbagai daerah membulatkan tekad bersatu demi kemerdekaan bangsa ini.

Dengan diprakarsai berdirinya budi utomo memunculkan organsisasi baru seperti Tri Koro Darmo, Jong Sumatranen Bond, Jong Ambon, Jong Betawi, Jong Minahasa, Sekar Rukun, dan Pemuda Timor. Pemuda indonesia berjuang di daerahnya masing-masing. Kesadaran bahwa mereka perlu bersatu demi tercapainya tujuan mendorong adanya kongres pemuda yang diadakan pada tanggal 15 November 1925 untuk membahas panitia pelaksanaan kesepakatan bersama. Sehingga pada tanggal 30 April 1926 organisasi pemuda berkumpul dan melaksanakan rapat Kongres Pemuda I. Kongres ini berhasil merumuskan dasar-dasar pemikiran bersama yaitu :

1.      Kemerdekaan Indonesia merupakan Cita-cita bersama seluruh pemuda di Indonesia.

2.      Seluruh Organisasi kepemudaan bertujuan untuk menggalang persatuan.

Tak lama dari itu para pemuda kemudian menyelenggarakan Kongres Pemuda II pada tanggal 26 – 28 Oktober yang dipelopori oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPPI). Istilah indonesia sendiri tidak populer pada saat itu justru lebih populer dikalangan pelajar khususnya pelajar indonesia di belanda. Kemudian dalam kongres pemuda II diusulkanlah nama indonesia. Hasil dari kongres pemuda kedua ini sendiri ialah :

Hasil rapat dari kongres pemuda II menghasilkan kesepakatan bersama yaitu sebagai berikut :

1.      Ikrar sumpah pemuda.

2.      Lagu Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan.

3.      Bendera merah putih sebagai bendera Negara.

4.      Indonesia merdeka harus menjadi cita-cita semua pemuda Indonesia.

5.      Semua organisasi pemuda harus disatukan dalam wadah tunggal.

 

Adapun bunyi dari sumpah pemuda adalah sebagai berikut :

1.      Kami putera puteri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.

2.      Kami putera puteri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.

3.      Kami putera puteri Indonesia menjunjung bahsa persatuan bahasa Indonesia.

 

Meskipun pemerintah Hindia Belanda melarang lagu indonesia raya. Lagu kebangsaan kita tetap diperdengarkan untuk yang pertama kali dan dipublikasikan oleh surat kabar Sin Po sebagai lagu kebangsaan Indonesia.

Perjuangan pemuda indonesia yang kreatif dengan aksi nyata menghantarkan Indonesia kepada kemerdekaan. Lalu bagaimana perjuangan kita pemuda yang lahir setelah merdeka? Kontribusi apa yang kita berikan demi menjaga persatuan dan kejayaan Indonesia? Sudahkah kita mewujudkan kreativitas kita demi kesejahteraan rakyat Indonesia?

comments

 

Berita Terkait :