Filosofi Minggu

 

IMG-20180408-WA0070

 

Minggu memang hari yang paling ajaib, ia ditunggu tunggu oleh hampir semua kalangan. Dari kalangan muda sampai tua, dari pelajar sampai pekerja. Bagaimana tidak ? Hari minggu/Ahad adalah hari dimana kebanyakan pekerjaan diliburkan. Di hari itu, kita bisa bersantai, ngedate, melancong, dan menonton tv lama lama. Terbukti dengan beberapa tempat wisata yang lebih ramai dikunjungi pada hari minggu dibanding hari hari yang lain. Bahkan ada juga lho yang memanfaatkan hari minggunya untuk tidur, salah satunya kamu *ups ketauan. Kalo kata orang sih, hari minggu itu mubazir kalo ngga dipake buat main dan santai santai..

Tapi bener ngga sih sebenarnya kalau kita memanfaatkan minggu kita untuk bersantai dan bermalas malasan? Apa iya kita bisa rugi kalau hari minggunya ngga kita gunakan untuk bersantai? Atau justru sebaliknya?

Hmm.. yuk simak hadist yang disabdakan oleh Rasulullah berikut ini :

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhuma, dia berkata: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Dua kenikmatan, kebanyakan manusia tertipu pada keduanya, (yaitu) kesehatan dan waktu luang”. [HR Bukhari, no. 5933].

Nah tuh..

Dari situ kita tau nih, kalo yang namanya waktu sebenernya adalah kenikmatan yang diberikan oleh Allah untuk hamba-Nya. Dan kita, seringkali terlena dengan kenikmatan itu. Akhirnya kita malah menyia nyiakannya dengan menggunakan waktu luang untuk mengerjakan hal hal yang tidak bermanfaat, bahkan terkadang kita gunakan untuk maksiat. Na’udzubillah..

Punya waktu luang itu memang nikmat sob. Tapi jangan lupakan juga kalau waktu itu merupakan hal yang tidak pernah bisa kita kendalikan. Emang pernah gitu ada temen kamu yang bisa nahan perputaran bumi? Atau mengikat matahari supaya ngga muncul di hari Senin? It’s impossible untuk dilakukan oleh kita yang sekelas makhluk.

Jadi, waktu itu terus berputar. Tidak peduli kita sedang apa. Takkan berhenti meski saat itu kita menangis memintanya. Takkan mundur meski tau bahwa kita ingin memperbaiki waktu2 yang telah kita gunakan untuk bermaksiat. Dan pasti akan habis ketika ajal telah tiba.

Yang bisa kita lakukan hanyalah bahagia ketika berhasil menggunakan waktu luang dengan baik, dan menyesal ketika telah menyia nyiakannya. Tinggal kita pilih yang mana ? Mau bahagia atau menyesal? Pasti bahagia lah..

So, pergunakan waktu luangmu untuk hal hal bermanfaat, untuk selalu beribadah pada-Nya. Ibadah itu ngga harus sholat terus atau ngaji terus kok, meski jelas keduanya merupakan ibadah yang keren jika kita terus menerus melakukannya. But, ada banyak juga ibadah2 lain yang bisa kita lakukan. Misalnya mengikuti agenda2 yang full manfaat, ikut kajian,silaturahmi, berdagang, ngajar privat, ikut privat, dan kawan kawannya. Semua ibadah lho kalau kita niatkan untuk Allah.

Jadi jangan lagi sia siakan hari minggumu, karena maut takkan menunggu hari Senin untuk menjemputmu. Karena maut tak punya hari libur sepertimu.

 

Dan yang terpenting..

…kehidupan abadi itu bukan di sini. Karena di sini itu fana, kamu ga akan kekal. Biar di sana saja~

comments

 

Berita Terkait :