Keajaiban Seruan Azan dan Kisah Astronot Amerika

 

ISS

Neil Amstrong sangat terkenal sebagai angkasawan pertama yang berhasil mendarat ke bulan, tapi tidak banyak yang tahu bagaimana kisah beliau saat berada di bulan.

Kisah ini bermula beberapa tahun lalu ketika Neil Armstrong di Kairo dalam perjalanannya mengelilingi dunia. Saat Amstrong mendatangi tempat-tempat terkenal di Kairo, tiba-tiba ia mendengar azan dzuhur melengking, ‘Allahu Akbar Allahu Akbar!’ Ia penasaran dan mulai bertanya-tanya.

Maka teman-temannya memberikan jawaban, “Itu adalah panggilan bagi umat Islam untuk mendirikan shalat. Teman-temannya heran kenapa ia menanyakannya. Akan tetapi, sang astronot hanya diam saja. Setelah berlalu beberapa hari, ia menyatakan kepada orang-orang yang bersamanya disana dengan jelas dan tanpa ragu sedikitpun bahwa panggilan shalat sangat familiar di telinganya. Padahal, Ia sama sekali tidak megerti bahwa  itu adalah kalimat sama yang didengarnya ketika pertama kali menginjakkan kaki di bulan.

Astronot berkebangsaan Amerika, Neil Armstrong, manusia pertama yang menginjak bulan, sejak saat itu menyatakan keislamannya . Kabar ini telah disebarluaskan oleh salah satu surat kabar Malaysia dan juga pernah dinukil oleh sebuah jurnal yang terbit di Sri Lanka. Neil Amstrong bersyahadat tatkala takjub mengetahui bahwa suara yang terdengar hingga ke  bulan adalah suara adzan yang berkumandang sebagai tanda seruan sholat bagi umat muslim.

Kepulangannya ke Amerika, ia mendedikasikan diri sepenuhnya untuk mempelajari Islam dan prinsip-prinsipnya dan pada akhirnya memeluk islam. Tak lama setelah itu, ia diberhentikan dari pekerjaanya di NASA. Akan tetapi, dengan kekokohan imannya ia berkata, “Aku kehilangan pekerjaanku, tapi aku menemukan Allah”.

Mengutip dari Hadis Rosullulloh SAW: “Abu Said al-Khudri berkata “Rasulullah bersabda kepadaku: “Sesungguhnya aku melihatmu sangat menggemari gembala ternak dan gurun pasir, maka apabila kamu sedang menggembala atau sedang di gurun pasir, kumandangkanlah azan dan lantangkanlah suaramu, karena sesungguhnya jin atau manusia atau makhluk lain yang mendengar suara seorang muazin akan bersaksi baginya pada hari Kiamat.”

Neil Amstrong berhasil membuktikan kebenaran risalah dari Rosulloh SAW dengan mendengar secara langsung tanda-tanda kuasa sang Ilahi salah satunya adzan yang terdengar hingga ke bulan.

Suara samar-samar dari seorang muazin yang didengar oleh para makhluk ini akan bersaksi di hadapan Allah. Bagaimana halnya dengan mereka yang mendengar dengan suara yang jelas? Kita mendapat persaksian makhluk karena azan memiliki kedudukan tinggi dan istimewa di hadapan Allah. Jikapun tidak ada yang mendengar suara azannya, Allah lebih dari cukup sebagai Dzat yang mempersaksikan.

Wallohu’alam bishowab….

 

Sumber : Buku Miracle of Al-Qur’an and As-Sunah

Karya Dr. Zakir Naik

Penerbit Aqwaam

comments

 

Berita Terkait :