Lampung Sukses Gelar Gerakan Menutup Aurat 2018

 

dBandar Lampung, Minggu, (25/02)  31 komunitas  Solidaritas yang diinisiasi oleh FSLDK Lampung  sukses gelar Gerakan Menutup  Aurat di Bandarlampung. Gerakan Menutup Aurat (GEMAR) yang diperingati setiap tahunnya, menjadi refleksi bagi kita untuk terus bergerak dan menguatkan solidaritas atas permasalahan yang dihadapi muslimah di Indonesia maupun berbagai belahan dunia terutama di negara-negara konflik..

Berangkat dari realita tersebut, SPJ (Solidaritas Peduli Jilbab Lampung) bersama FSLDK Lampung menginisiasi GEMAR (Gerakan Menurut Aurat) Lampung 2018) dengan booming gerakan medsos tentang gerakan menutup aurat (sebagai pengalihan isu valentine), membuka donasi hijab dan uang tunai, mengadakan lomba caption, dan acara puncaknya yakni Aksi Gerakan Menutup Aurat pada Minggu, 25 Februari 2018 pukul 06:00. Acara ini didukung oleh 31 komunitas di Lampung dan 10 media partner.

Acara diawali dengan longmarch dari Gramedia sembari membagikan leaflet pencerdasan di titik Plaza Lotus dan CFD bunderan Gajah, pembagian 50 kupon hijab, lalu dilanjut dengan freezmob per LDK di Elephant Park. Peserta Gemar sekitar 600orang, terdiri dari 500 muslimah dan 100 muslim. Adapun hijab yang dibagikan adalah 500 hijab, dimana 50 dibagikan melalui kupon hijab, dan sisanya dibagikan saat tutorial hijab syar’i dan acara puncak di Elephant Park.

Selain freezmob, adapun acara puncak di Elephant Park yakni Orasi Tokoh, penampilan nasyid, tutorial hijab syar’i, hijrah massal, stand konsultasi hijab, pengumuman pemenang lomba caption dan deklarasi.

“Alhamdulillah Gemar tahun ini berjalan sukses. Harapannya untuk Gemar kedepan lebih banyak lagi komunitas yang bisa dirangkul, lalu nampak follow up dari teman teman yang sudah berniat berhijrah, apakah tetap istiqomah berhijab atau tidak.” Ujar Aulia Rahmawati, Ketua Pelaksana Gemar 2018 saat dimintai pendapat dan harapannya tentang Gemar 2018.

“Senang melihatnya adanya aksi gerakan menutup aurat yang dapat memberi perubahan lebih baik lagi dalam masyarakat l

Lampung dari zaman yang makin kedepan makin aneh-aneh. Semoga lebih banyak lagi yang berhijab dan menutup auratnya.” Hilda, salah satu peserta Gemar Lampung 2018, siswi SMK N 7 Bandar Lampung saat dimintai tanggapannya tentang acara Gemar. (KEMEDIAAN)

 

 

comments

 

Berita Terkait :