Nilai-Nilai Islam dalam Sejarah Kemerdekaan Indonesia Part I

 

1. Nilai Persatuan

Indonesia tidak akan terbentuk jika sikap persatuan tidak dimiliki  masyarakatnya, namun bukan hanya persatuan yang diperlukan, tetapi rasa ingin bersatu juga harus ada dalam hati masyarakat Indonesia yang pada saat itu ingin lepas dari penjajahan bangsa lain.

Persatuan dan kesatuan bangsa menjadi masalah  utama Negara untuk mencapai kemajuan dan tujuan bangsa Indonesia. Upaya itu telah ditempuh oleh bangsa Indonesia sejak masa Pergerakan Nasional, karena pada masa itu persatuan dan kesatuan bangsa sangat diperlukan dalam menghadapi kekuasaan penjajahan.

Bangsa Indonesia telah menempuh perjuangan panjang untuk meraih kemerdekaannya. Selama 350 tahun penjajahan Belanda dan 3,5 tahun dijajah Jepang memberikan banyak pelajaran berharga akan arti pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa, seperti perintah Allah di dalam Al Quran tentang  persatuan yaitu Q.S. Ali Imran:103 dan 105 berikut:

Ali imron:103

وَاعْتَصِمُواْ بِحَبْلِ اللّهِ جَمِيعًا وَلاَ تَفَرَّقُواْ وَاذْكُرُواْ نِعْمَةَ اللّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَاء فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنتُمْ عَلَىَ شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنْهَا كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ ﴿١٠٣﴾

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.

Ali Imran: 105

وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ تَفَرَّقُوا وَاخْتَلَفُوا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْبَيِّنَاتُ ۚ وَأُولَٰئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat.”

Politik adu domba Belanda yang dipergunakan untuk memecah belah bangsa Indonesia mampu mematahkan perjuangan kemerdekaan Indonesia. Belanda selalu berhasil membungkam perlawanan para pejuang di berbagai wilayah Indonesia karena ketika itu kita belum bersatu. Perjuangan kemerdekaan masih bersifat kedaerahan. Ketika perjuangan itu diwujudkan dengan saling bersatu padu dan terorganisir maka kemerdekaan bukan sebuah impian belaka. Kesadaran akan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa mampu mewujudkan lahirnya negara merdeka yang telah lama dicita-citakan. Oleh karena itu, negara kita yang terdiri dari lautan dan kepulauan serta beragam suku bangsa ini menjadi negara kesatuan.

2. 17 Agustus 1945 bertepatan dengan bulan Ramadhan

Saat kemerdekaan Indonesia diproklamirkan hampir 71 tahun yang lalu, saat itu pula kaum muslimin menjalankan ibadah shaum ramadhannya. Hal ini merupakan sebuah karunia dan nikmat dari Allah Ta’ala yang diberikan kepada bangsa ini. Seyogyanya patut kita syukuri nikmat yang Allah berikan atas kemerdekaan bangsa ini dengan cara melakukan yang terbaik bagi agama, bangsa dan negara ini.

To be continued…..

Ditulis oleh Tim Kominfo Harmoni 2016

Sumber:

http://id.noblequran.org/quran/surah-ali-imran/ayat-103/

https://imanilmuamal82.wordpress.com/2010/09/13/islam-negara-dan-pancasila-objektifikasi-nilai-nilai-islam-dalam-konteks-kebangsaan-menuju-terwujudnya-indonesia-sebagai-negara-bangsa-yang-unggul-kokoh-dan-mandiri/

https://khultur.wordpress.com/2011/07/23/ali-imronayat105/

https://indrazudin.wordpress.com/2010/08/19/makna-kemerdekaan-dalam-sudut-pandang-islam/

Memulai Diskusi dan Beri Komentar Artikel di Atas:

comments