Home » Materi Kuliah Kedokteran » Perbedaan Unik Cara Makan Orang Indonesia Dengan Orang Barat

 
 

Perbedaan Unik Cara Makan Orang Indonesia Dengan Orang Barat

 

RSS Berita Kampus

  • 70.000 LJUN Telah Dipindai Unila April 16, 2014
    (Unila) : Koordinator Tim Pemindaian Hasil Ujian Nasional (UN) SMA se-Provinsi Lampung Muhamad Komarudin, S.T.,M.T., mengatakan hingga hari ini (16/4), pukul 11.00 WIB, lebih dari 70 ribu Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) sudah dipindai. “Kita sudah menambah lagi scanner dari semula 8 unit, sekarang menjadi 12 mesin pemindai. Jumlah ini relatif sudah menc […]
    Hisna Cahaya
  • Unila Komit Garap PDD Jadi AKN April 16, 2014
    (Unila) : Pembantu Rektor I Bidang Akademik Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P., menyatakan kesungguhan pihak Unila dalam pelaksanaan program Pendidikan di Luar Domisili (PDD) yang diselenggarakan di Kabupaten Pringsewu dan Mesuji. Menurutnya, program ini tak hanya dapat meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) di Provinsi Lam […]
    Hisna Cahaya
  • Unila Targetkan Pindai 500.000 LJUN dalam 10 Hari April 14, 2014
    (Unila) : Tim pemberkasan dan pemindaian Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) Universitas Lampung (Unila) menargetkan pemindaian 500.000 LJUN SMA/sederajat di Lampung rampung dalam 10 hari ke depan. Hal ini lebih cepat dari target nasional yang ditetapkan akhir April mendatang. Koordinator Tim Pemindaian Ujian Nasional Lampung Muhamad Komarudin, S.T.,M.T., m […]
    Hisna Cahaya

Oleh: Wahid Biyobe (Disadur dari buku kesehatannya yang berjudul “Gizi dan Kesehatan Tubuh Manusia”)

PERHATIAN TERHADAP MAKANAN PEMBUKA DAN PENUTUP—Selain daripada gizi yang diharapkan bagi keluarga, alangkah baiknya apabila setiap keluarga juga menyadari akan pentingnya perhatian terhadap makanan pembuka dan penutup. Makanan pembuka yaitu jenis makanan yang akan dikonsumsi pada pertemuan awal memakan. Biasanya makanan pembuka diawali dengan makanan yang mengandung pemanis fruktosa yang berasal dari jenis buah-buahan, seperti jeruk, strawberry, apel, dll. Makanan pembuka dengan menggunakan buah mulai saat ini sudah banyak diketahui orang bahwa makanan ini akan lebih cepat dicerna oleh alat pencernaan (lambung dan beberapa bagian lainnya) mengingat bahwa makanan jenis buah banyak mengandung gugus gula (fruktosa) yang sangat penting dalam menghasilkan ATP (energi) dan juga dapat memicu nafsu makan secara baik. Sedangkan untuk makanan penutup biasanya diakhiri dengan makanan-makanan yang mengandung rendah gula, seperti cake/roti, minuman kopi, teh, bahkan alkohol (namun bagi umat muslim dilarang mengonsumsinya mengingat minuman ini diharamkan agama islam),dll.

 

Di Mancanegara, seperti di Benua Eropa dan Amerika, setiap orang-orang yang ada pada suatu keluarga sebagian besar sudah menerapkan perhatiannya terhadap makanan pembuka dan makanan penutup yang ada di dalam pengonsumsiannya setiap hari. Mereka ketika makan tidak langsung dihabiskan, akan tetapi mereka memakannya dengan beberapa irama pada periode waktu tertentu (bertahap-tahap dalam mengkonsumsinya). Seperti yang dilakukan mereka dalam keluarga, misalnya pada makanan pembuka pertama mereka menyantap buah, selang beberapa menit (kita umpamakan selang 10 menit setelah mengonsumsi buah tadi) kemudian dilanjutkan dengan makan besar seperti makan roti keju dengan sayuran pendukung, selai ikan, dll. Begitu seterusnya hingga makanan/penutuppun diperhatikan oleh mereka. Selang waktu yang digunakan mereka untuk menyantap makanan berikutnya umumnya digunakan untuk berbincang-bincang. Biasanya minuman alkohol, teh, susu, kopi hangat yang umumnya mereka minum sebagai minuman akhir (penghangat tubuh). Prilaku ini juga diterapkan mereka ketika sedang berada di luar keluarga, misal ketika meeting, berkumpul dengan relasi kerja, menyantap makanan di rumah makan, dan sebagainya.

 

 

 

 

 

Tags:

 

No comments

Be the first one to leave a comment.

Post a Comment


 


9 × = 18