Home » Materi Kuliah Fisika » Prinsip Kerja Jangka Sorong

 
 

Prinsip Kerja Jangka Sorong

 

RSS Berita Kampus

  • 70.000 LJUN Telah Dipindai Unila April 16, 2014
    (Unila) : Koordinator Tim Pemindaian Hasil Ujian Nasional (UN) SMA se-Provinsi Lampung Muhamad Komarudin, S.T.,M.T., mengatakan hingga hari ini (16/4), pukul 11.00 WIB, lebih dari 70 ribu Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) sudah dipindai. “Kita sudah menambah lagi scanner dari semula 8 unit, sekarang menjadi 12 mesin pemindai. Jumlah ini relatif sudah menc […]
    Hisna Cahaya
  • Unila Komit Garap PDD Jadi AKN April 16, 2014
    (Unila) : Pembantu Rektor I Bidang Akademik Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P., menyatakan kesungguhan pihak Unila dalam pelaksanaan program Pendidikan di Luar Domisili (PDD) yang diselenggarakan di Kabupaten Pringsewu dan Mesuji. Menurutnya, program ini tak hanya dapat meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) di Provinsi Lam […]
    Hisna Cahaya
  • Unila Targetkan Pindai 500.000 LJUN dalam 10 Hari April 14, 2014
    (Unila) : Tim pemberkasan dan pemindaian Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) Universitas Lampung (Unila) menargetkan pemindaian 500.000 LJUN SMA/sederajat di Lampung rampung dalam 10 hari ke depan. Hal ini lebih cepat dari target nasional yang ditetapkan akhir April mendatang. Koordinator Tim Pemindaian Ujian Nasional Lampung Muhamad Komarudin, S.T.,M.T., m […]
    Hisna Cahaya

PRINSIP KERJA JANGKA SORONG

Jangka sorong terdiri dari dua skala yaitu skala utama dengan skala terkecil dalam milimeter (1mm = 0,1 cm) dan skala nonius.

Besarnya setiap skala dalam skala nonius juga menyatakan ketelitian jangka sorong tersebut.yaitu:

a. Apabila panjang skala nonius 9 mm yang dibagi menjadi 10 Bagian yang sama maka mengakibatkan beda satu bagian skala nonius dengan satu bagian skala utama sebesar 1/10 bagian atau 0,1 mm, sehingga ketelitian jangka sorong ini sebesar 0,1 mm atau 0,01cm.

b.Apabila panjang skala nonius 9 mm yang dibagi menjadi 20 bagian yang sama maka mengakibatkan beda satu bagian skala nonius dengan skala utama  sebesar 1/20 bagian atau 0,05 mm,sehungga ketelitiannya sebesar 0,05 mm. Pada gambar di bawah ini perhatikan jumlah garis pembaginya.

 

c. Apabila panjang skala nonius sebesar 9 mm yang dibagi menjadi 50 bagian yang sama mengakibatkan beda skala nonius dengan satu bagian skala utama 1/50 bagian atau 0,02mm,dengan demikian ketelitian jangka sorong menjadi 0,02mm.

Apabila kunci pada jangka sorong dilonggarkan, maka papan skala nonius dapat digerakkan sesuai keperluan. Dalam kegiatan pengukuran objek yang hendak diukur panjang atau diameternya maka dijepit diantara 2 penjepit (rahang) yang ada pada jangka sorong. Panjang objek dapat ditentukan secara langsung dengan membaca skala utama sampai sepersepuluh cm(0,1cm) kemudian menambahkan dengan hasil pembacaan pada skala nonius sampai seperseribu cm (0,001cm).

Tags:

 

No comments

Be the first one to leave a comment.

Post a Comment


 


+ 7 = 10