Puisi: Di Senandung Doa (Menuju Hari Kemenangan 1434 H)

 

Di senandung doa……………

maka dari hari-hari yang lalu
berjemur badan menunggu waktu berbuka
berselimut naluri menanti waktu sahur
esok ada hari pembuktian
Idul Fitri sebagai pengganti
terurainya dosa-dosa yang panjang
dan terbukanya pintu-pintu ampunan

pada hari bersentuhan tetes airmata
bergantian mengucapkan kalimat penyempurna
minal aidzin wal faizdin
mohon maaf lahir dan bathin
tiada lisan berkata tanpa setitik noda
tiada perilaku berbudi selalu
dan tiada doa kadang terlupa pada nama

saudara seiman, Ayah dan Ibunda
kakek, paman dan sanak saudara
sahabat, teman, tetangga dan orang-orang sekitar
bergandeng dan berjabat tanggan
saling merasai saling memahami

kembali kata pada fitri kembali pada yang suci
Ilahi Rabbi sebagai saksi

akusebutirpasir (R.D.Putra, Alumnus UKM Birohmah Unila 12/13)
07-08-13

comments

 

Berita Terkait :