Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Unila Kembali Dibangun

 
Pembangunan RSP Universitas Lampung

Pembangunan RSP Universitas Lampung (Sumber foto: lampost.co)

Rektor Universitas Lampung (Unila), Prof Hasriadi Mat Akin secara resmi melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Unila di lahan seluas 58 hektare (ha) tersebut, Jumat (9/2). Gedung RSP Unila memakan lahan 26 ha dengan rencana bangunan berlantai lima dengan jumlah 270 tempat tidur. RSP Unila tersebut akan dijadikan tempat penelitian dan riset bagi dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Unila.

Seperti dilansir dari nasional.republika.co.id, Pemkot Bandarlampung menyumbangkan dana hibah Rp 30 miliar untuk pembangunan RSP yang rencananya akan selesai delapan bulan ke depan.

Menurut dia, proyek RSP Unila harus dimulai dulu pembangunannya yang selama ini terbengkalai. Pemkot memberikan dana hibah awal, selebihnya kekurangan pembangunan dapat ditambah dari pemerintah pusat.

Rektor Unila mengapresiasi bantuan dari wali kota. Menurut dia, dunia pendidikan tidak saja tanggung jawab pihak kampus, akan tetapi semua pihak bertanggung jawab. “Terimakasih kepada Wali Kota Bandar Lampung yang sudah peduli dengan pendidikan dan kesehatan masyarakat Lampung,” katanya.

Menurut Hasriadi, gedung RSP tersebut direncanakan akan selesai pada akhir Oktober atau November 2018. Ia berharap gedung RSP Unila tersebut dapat segera difungsikan sebagai wahana pendidikan, penelitian, dan lainnya bagi mahasiswa kedokteran, sehingga dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan akses kesehatan yang baik.

Selain itu, bagi Unila, Hasriadi mengatakan hadirnya RSP tersebut di Lampung membawa nama harum bagi Provinsi Lampung sendiri sebab Unila memiliki Fakultas Kedokteran sekaligus memiliki rumah sakit sendiri, sehingga dapat menaikkan rangking Unila di tingkat nasional bahkan internasional.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unila M Kamal berharap, dengan mulai pembangunan RSP tersebut, dapat meningkatkan kualifikasi kompetensi mahasiswa Fakultas Kedokteran Unila. Menurut dia, RSP tersebut akan menjadi wadah pengetahuan dan riset bagi mahasiswa. Selain itu juga dapat membantu para dosen kedokteran dalam mengamalkan Tri Dharma perguruan tinggi yaitu penelitian dan pengabdian.

Di sisi lain, hadirnya RSP Unila, ia mengatakan akan membantu masyarakat provinsi Lampung dalam mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik. Rumah sakit ini berbeda dengan rumah sakit umum lainnya. karena rumah sakit pendidikan tidak bersifat komersil.

Sebelumnya, Wakil Rektor IV Unila John Hendri sebagai ketua pembangunan RSP Unila mengatakan, pada revisi proposal, berkaitan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang akan disesuaikan dengan tahun sekarang. Diungkapkannya, target RAB yang disepakati sebesar Rp 400 miliar, namun jumlah itu akan digulirkan oleh Dikti secara bertahap atau tahun jamak. (MCB).

comments

 

Berita Terkait :