Seminar Kewirausahaan Region Lampung, Gelorakan Semangat Berwirausaha

 

foto-rilis-28-november-1024x824

Bandarlampung, FSPINews (MCF/FSPI) Sabtu, 28 November 2015 di gedung D.3.1 FISIP Unila telah terselenggara agenda Seminar Kewirausahaan Region Lampung, acara diawali dengan sambutan oleh Ketua Umum FSPI dan Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni. “Acara ini bagus diadakan. Meski FSPI adalah lembaga keislaman, ini membuktikan bahwa FSPI juga menebar manfaat pada khalayak umum. Semoga acara-acara sejenis ini bisa menjadi agenda rutin tiap tahunnya.” Papar Bung Pay selaku Wakil Dekan III dalam sambutannya.

Materi pertama disampaikan oleh Adiansyah, SE, M.M pemilik perusahaan Basic Komputer. “Pengusaha itu ibarat akar dari suatu pohon, dia akan berada di ujung, disuatu permulaan, kemudian akan berkembang menjadi ranting-ranting jika pohon itu hidup, dan akarlah yang akan mengatur cabang, maksudnya di sini kita sebagai pengusaha akan merintis usaha dari kecil, kemudian akan menjadi bos dari karyawan-karyawan kita tersebut.” Menurut beliau, gagalnya suatu bisnis itu ada tiga hal yakni piutang yang tidak terkontrol, kebanyakan stok (bisnisnya tidak laku) dan buruknya partner kerja yang kita pilih, maka hindarilah ketiga hal tersebut.

“Bongkar badan jual diri” sebuah kalimat yang terlontar dari bapak Adi. Sebagai pemula, banyak diantara kita yang meresahkan modal. Padahal Allah telah memberikan kita modal tersebut. Carilah apa yang kamu bisa, kemudian pilihlah satu dari keahlian kita. Dengan pertimbangan yakni 3E (enjoy, earn, easy). Tekuni dan fokuskan diri pada apa yang telah kita pilih, maka bisnis akan menjadi baik apabila disertai dengan istiqomah dan momentum yang tepat. Pada akhir sesi beliau melontarkan motto keren, “Jangan berjuang untuk menjadi pedagang, tetapi berdaganglah untuk menjadi pejuang”.

Sebelum berlanjut pada pemateri kedua, ada hiburan pelepas ketegangan, yakni Penampilan Bernyanyi oleh Rama (Mahasiswa Adm Negara FISIP 2014) dan Stand Up Comedy dari Maba FISIP Jurusan Adm Bisnis 2015 yang bernama Bayu.

Pemateri yang kedua yaitu Rizki Adam atau yang biasa dikenal Rioneer Adam, adalah business motivator termuda di Asia. Alumni teknik pertambangan Universitas Negeri Padang ini mempunyai bisnis di bidang Konsultan Bisnis dan Konsultan IT yang ia beri nama Adam’s Corporation. Beliau juga salah satu pendiri Savelon yaitu layanan konsultasi dan perencanaan bisnis.

Menurutnya, suatu bisnis harus dimulai dari hal yang kecil, suatu bisnis yang dimulai tanpa perjuangan akan mudah gagal karena pengusaha kurang memiliki pengalaman dalam bisnisnya tersebut. “Janganlah fokus pada kekurangan anda, fokuslah pada kelebihan anda. Karena kita sukses bukan dari perkataan orang lain” ungkap Rizki. Pada akhir acara, diumumkan 5 Nominasi yang akan mendapatkan beasiswa S2 ke Eropa setelah sebelumnya mengisi formulir beasiswa yang diberikan panitia saat peserta mendaftar.

“Acaranya bagus, permaterinya juga sudah sangat berkompeten di bidangnya, panitianya kompak (saling bahu membahu), persiapan matang, hiburannya bagus, dan stand up nya yang lucu. Meski ruangan pengap, namun saya bisa tetap fokus.” Papar Sinta Lestari, saat dimintai pendapatnya mengenai acara seminar kewirausahaan ini.

sumber: http://fspi.fisip.unila.ac.id/
Editor: Eka Prianti

comments

 

Berita Terkait :