Syarat dan Ketentuan Peserta Bidang Lomba MTQ Mahasiswa Nasional XIII UNAND dan UNP Padang, 23-29 Juni 2013

Bidang Lomba MTQ Mahasiswa Nasional XIII
UNAND dan UNP Padang, 23-29 Juni 2013

1. Musabaqah Tilawah Al-Qur’an


Ketentuan Musabaqah Tilawatil Al Qur’an:
1. Musabaqah Tilawatil Qur’an adalah bidang lomba membaca Al-Qur’an dengan bacaan mujawwad, yaitu bacaan Al-Qur’an yang mengandung nilai ilmu membaca (tajwid), seni (lagu dan suara) etika (adab) membaca.
2. Qira’at (bacaan) yang dilombakan adalah qira’at Imam Ashim riwayat Hafs dengan martabat mujawwad.
3. Maqra (materi bacaan) dari juz 1 – 30. Dalam babak penyisihan peserta wajib membaca maqra’ yang ditetapkan oleh panitia dan pada babak final peserta finalis mengajukan 3 (tiga) maqra’ pilihan, kemudian dewan hakim menetapkan salah satu dari tiga maqra’ tersebut untuk dibaca finalis.
4. Jumlah lagu minimal 5 (lima) lagu dengan lagu pertama adalah lagu Bayati/Husaini.
5. Tahapan Musabaqah

Babak Penyisihan
1. Maqra’ ditetapkan oleh panitia kurang lebih 12 jam sebelum tampil
2. Penentuan giliran tampil setap hari dilakukan sebelum acara musabaqah
3. Waktu tampil lomba: 8 – 9 menit

Babak Final
1. Finalis diharuskan mengajukan tiga maqra pilihannya yang diambil dari juz yang berbeda.
2. Maqra’ yang diajukan oleh finalis harus disampaikan dewan hakim 12 (dua belas) jam sebelum tampil dan akan ditetapkan satu dari tiga maqra’ yang diajukan finalis sesaat sebelum tampil
3. Maqra’ yang dibaca pada babak final harus berbeda dengan maqra’yang dibaca pada babak penyisihan
4. Pada saat tampil, finalis membaca mushaf bukan dihafal
5. Waktu lomba : 10 – 12 menit

2. Musabaqah Tartil Al-Qur’an


1. Musabaqah Tartilil Qur’an adalah lomba membaca Al-Qur’an secara tadarrus dengan menggunakan qira’at Imam ‘Ashim riwayat Hafs dan martabat murattal. Panjang bacaan ditentukan atas dasar banyaknya bacaan bukan lama waktu membaca.
2. Peserta bersifat perorangan terdiri dari putra (Qari) dan Putri (Qari’ah)
3. Materi musabaqah adalah maqra yang ditentukan langsung oleh Dewan Hakim pada saat peserta naik mimbar tilawah.
4. Tahapan Musabaqah

a). Babak Penyisihan
1. Maqra’ yang dibaca ditetapkan oleh Dewan Hakim pada saat tampil sesuai dengan nomor urut tampil yang telah ditentukan
2. Penentuan giliran tampil setap hari dilakukan sebelum acara musabaqah
3. Waktu tampil : 5 – 7 menit
b). Babak Final
1. Maqra’ yang dibaca ditetapkan oleh Dewan Hakim pada saat tampil, namun berbeda dengan maqra’ yang dibaca pada saat babak penyisihan.
2. Penentuan giliran tampil setiap hari dilakukan sebelum acara musabaqah
3. Waktu tampil : 5 – 7 menit

3.Musabaqah Hifzil Qur’an 1 Juz


1. Musabaqah Hifdzil Qur’an adalah bidang musabaqah menghafal Al-Qur’an dengan bacaan murattal dan menggunakan qira’at Imam Ashim riwayat Hafs serta Mushaf Bahriah (Al-Qur’an Pojok)
2. Peserta terdiri putra (Hafidz) dan putri (Hafidzah)
3. Materi pertanyaan yang diambil untuk 1 juz adalah juz 1 atau juz 30, untuk 2 juz adalah juz 2 dan juz 3, dan untuk 5 juz adalah juz 1 sampai dengan juz 5 dengan panjang bacaan ditentukan Dewan Hakim berdasarkan lamanya waktu membaca. Jumlah pertanyaan untuk masing-masing peserta sebanyak 3 soal untuk babak penyisihan dan 4 soal untuk babak final.
4. Tahapan Musabaqah
1) Babak Penyisihan
a) Paket soal ditentukan pada saat akan tampil
b) Penentuan giliran tampil setiap hari dilakukan sebelum acara musabaqah
2) Babak Final
a) Paket soal ditentukan pada saat akan tampil
b) Penentuan giliran tampil sebelum acara final dilaksanakan

4. Musabaqah Hifzil Qur’an 2 Juz

1. Musabaqah Hifdzil Qur’an adalah bidang musabaqah menghafal Al-Qur’an dengan bacaan murattal dan menggunakan qira’at Imam Ashim riwayat Hafs serta Mushaf Bahriah (Al-Qur’an Pojok)

2. Peserta terdiri putra (Hafidz) dan putri (Hafidzah)

3. Materi pertanyaan yang diambil untuk 1 juz adalah juz 1 atau juz 30, untuk 2 juz adalah juz 2 dan juz 3, dan untuk 5 juz adalah juz 1 sampai dengan juz 5 dengan panjang bacaan ditentukan Dewan Hakim berdasarkan lamanya waktu membaca. Jumlah pertanyaan untuk masing-masing peserta sebanyak 3 soal untuk babak penyisihan dan 4 soal untuk babak final.

4. Tahapan Musabaqah

1. Babak Penyisihan

1. Paket soal ditentukan pada saat akan tampil

2. Penentuan giliran tampil setiap hari dilakukan sebelum acara musabaqah

2. Babak Final

1. Paket soal ditentukan pada saat akan tampil
2. Penentuan giliran tampil sebelum acara final dilaksanakan

5. Musabaqah Hifzil Qur’an 5 Juz

1. Musabaqah
Hifdzil Qur’an adalah bidang musabaqah menghafal Al-Qur’an dengan
bacaan murattal dan menggunakan qira’at Imam Ashim riwayat Hafs serta
Mushaf Bahriah (Al-Qur’an
Pojok)
2. Peserta
terdiri putra (Hafidz) dan putri(Hafidzah)
3. Materi
pertanyaan yang diambil untuk 1 juz adalah juz 1 atau juz 30, untuk 2
juz adalah juz 2 dan juz 3, dan untuk 5 juz adalah
juz 1 sampai dengan juz 5 dengan panjang bacaan ditentukan Dewan Hakim
berdasarkan lamanya waktu membaca. Jumlah pertanyaan untuk masing-masing
peserta sebanyak 3 soal untuk babak penyisihan dan 4 soal untuk babak
final.
4. Tahapan
Musabaqah

1) BabakPenyisihan
a) Paket soal ditentukan pada saat akan tampil
b) Penentuan giliran tampil setiap hari dilakukan sebelum acara musabaqah
2) Babak Final
a) Paket soal
ditentukan pada saat akan tampil
b) Penentuan giliran tampil sebelum acara final dilaksanakan

6.Musabaqah Qira’at Sab’ah Al-Qur’an

1. Musabaqah Qira’at Sab’ah adalah musabaqah membaca Al Qur’an dengan menggunakan ragam bacaan yang mempunyai nilai sanad mutawatir yang dinisbatkan kepada imam qira’at tujuh. Dalam musabaqah ini hanya menggunakan qira’at riwayat Warsy atau Qalun.

2. Maqra’ (materi bacaan) dari juz 1 – 30. Dalam babak penyisihan peserta wajib membaca maqra’ yang ditetapkan oleh panitia dan pada babak final peserta finalis mengajukan 3 (tiga) maqra’ pilihan. Kemudian dewan hakim menetapkan salah satu dari tiga maqra’ tersebut untuk dibaca finalis.

3. Daftar maqra’ qira’at babak penyisihan dan babak final akan ditentukan 2 bulan sebelum pelaksanaan dan akan diupload di website panitia pelaksana: http://mtqmn13.unand.ac.id atau http://mtqmn13.unp.ac.id

4. Jumlah lagu minimal 5 (lima) lagu. Diawali lagu Bayati dengan 3 (tiga) tangga nada.

5. Tahapan Musabaqah

1. Babak Penyisihan
1. Maqra’ ditetapkan oleh panitia 12 jam sebelum tampil

2. Penentuan giliran tampil setiap hari dilakukan sebelum acara musabaqah

3. Waktu lomba 9 – 10 menit
2. Babak Final

1. Finalis diharuskan mengajukan tiga maqra’ pilihannya yang diambil dari Juz yang berbeda.

2. Maqra’ yang diajukan oleh finalis harus disampaikan kepada majelis hakim dua belas jam sebelum tampil dan akan ditetapkan satu dari tiga maqra’ yang diajukan finalis 30 menit sebelum tampil.

3. Maqra’ yang dibaca pada babak final harus berbeda dengan maqra’ yang dibaca pada babak penyisihan.

4. Pada saat tampil, finalis membaca mushaf bukan dihafal.

5. Waktu lomba 10 – 12 menit

7.Musabaqah Fahmil Al-Qur’an
a. Musabaqah Fahmil Qur’an adalah jenis lomba pemahaman atau pendalaman Al-Qur’an dengan penekanan pada pengungkapan ilmu Al-Qur’an dan pemahaman kandungan ayat dalam bentuk cerdas cermat.
b. Peserta beregu (tiga orang) yang terdiri atas seorang juru bicara dan dua orang pendamping.
c. Musabaqah dilakukan dengan menampilkan minimal tiga regu, dengan sistem gugur dalam babak penyisihan, semi final, dan final.
d. Materi pokok, yaitu materi kuliah pendidikan agama Islam di perguruan tinggi yang meliputi aqidah, syariah, akhlak, ulumul Qur’an, bahasa Arab, Inggris dan Indonesia menerjemahkan Al-Qur’an, Hadist, Kemasyarakatan, lingkungan hidup, kependudukan, kesejahteraan, kerukunan, ilmu pengetahuan dan teknologi, dan lain-lain.
e. Materi tambahan meliputi ilmu tajwid, menjelaskan/mensyarahkan maksud ayat, ilmu tafsir, kisah-kisah dalam Al-Qur’an, sejarah Islam (Tarikh), sejarah perkembangan Islam di Indonesia, dan lain-lain.
f. Materi disajikan dalam bentuk soal yang terdiri atas dua macam, yaitu soal regu dan soal lontaran (rebutan). Pelaksanaan secara rinci akan dijelaskan oleh panitia pada pertemuan teknis.
g. Tahapan Musabaqah

1) Persiapan

Tahap ini diawali dengan pendaftaran regu dan penentuan urutan tampil.

2) Pelaksanaan

a) Penentuan materi

Setiap regu memperoleh soal regu sebanyak 10 soal dengan cara mengambil amplop soal yang telah disediakan. Selain itu dalam setiap penampilan diberikan soal lontaran sebanyak 10 soal yang diperebutkan oleh setiap regu yang tampil.

b) Penampilan

Posisi meja regu ditentukan 30 menit sebelum lomba dimulai.

c) Lamanya Penampilan

Lama penampilan tidak dihitung dengan waktu, melainkan dengan berakhirnya pertanyaan lontaran terakhir.

3) Babak Semi Final dan Babak Final

a) Peserta yang tampil pada babak semi final adalah peserta yang memperoleh nilai tertinggi pada babak penyisihan yang pengaturannya disesuaikan dengan jumlah peserta.

b) Peserta yang tampil pada babak final adalah peserta yang memperoleh nilai tertinggi pada babak semi final.

8. Musabaqah Syarhil Al-Qur’an

1. Musabaqah Syarhil Qur’an adalah bidang musabaqah yang mengungkapkan isi kandungan Al-Qur’an dengan cara menampilkan bacaan, puitisasi/terjemah dan uraian yang menunjukan kesatuan yang serasi.

2. Peserta terdiri atas tiga orang (boleh laki-laki semua atau perempuan semua atau campuran), seorang pembaca ayat, seorang pembaca terjemah/puitisasi, dan seorang pengungkap isi kandungan Al-Qur’an.

3. Materi musabaqah adalah berbagai topik yang memiliki landasan ayat-ayat Al-Qur’an yang terdiri atas aqidah, ibadah, akhlak, kemasyarakatan/muamalah, dan lainnya.

4. Tahapan Musabaqah

5. Persiapan

Tahap ini dawali dengan pendaftaran regu dan penentuan urutan tampil. Adapun penentuan topik bahasan ditetapkan sehari sebelum tampil.
Pelaksanaan

1. Peserta tampil berdasarkan nomor urut tampil.

2. Waktu penampilan selama 15 – 17 menit

Tata cara penampilan

1. Setiap peserta tampil di panggung secara bersama dalam satu regu

2. Ucapan salam disampaikan oleh pensyarah di awal dan diakhir penampilan

3. Urutan penyajian adalah pembaca ayat, penerjemah, dan pensyarah. Pensyarah bisa berfungsi sebagai pengatur teknik panggung

Babak Final
o Penentuan regu yang masuk babak final berdasakan perolehan nilai tertinggi, yaitu sebanyak 3 (tiga) regu

o Materi pokok bahasan (topik) diberikan paling cepat 5 (lima) jam sebelum tampil dengan diundi dan materi (Topik) tersebut berbeda dengan yang disajikan pada babak penyisihan

o Majelis Hakim menentukan nilai regu berdasarkan urutan nilai tertinggi.

9. Musabaqah Khathil Al-Qur’an

1. Musabaqah Khaththil Qur’an adalah bidang musabaqah menulis indah Al-Qur’an yang menekankan kebenaran dan keindahan tulisan menurut kaidah khath yang baku. Golongan yang dimusabaqahkan adalah golongan dekorasi.

2. Peserta bersifat perorangan (putra dan putri)

3. Materi musabaqah adalah ayat-ayat tertentu yang akan disampaikan panitia pada saat pelaksanaan musabaqah dengan menggunakan kombinasi gaya tulisan khath seperti Naskhi, Riq’iy, Tsulutsi, Diwani, farisi, Kufi dan Diwani Jali.

4. Tempat lomba merupakan arena tertutup dan antar peserta harus diberikan jarak (berjauhan), menghadap ke satu arah (tidak berhadapan).

5. Perlengkapan peserta seperti meja, kursi, dan media papan/triplek disiapkan panitia, sedangkan mistar, cat berwarna, pena gambar dan perlengkapan lainnya disiapkan peserta yang bersangkutan.

6. Tahapan Musabaqah

1. Persiapan

2. Penentuan meja peserta dilaksanakan 30 menit sebelum musabaqah dimulai.
Pelaksanaan

1. Peserta ditempatkan sesuai dengan nomor peserta pada meja dan peserta mendapatkan perlengkapan.

2. Panitia membagikan ayat-ayat Al-Qur’an yang dilombakan

3. Waktu yang disediakan selama 8 jam

3. Babak Penyisihan diikuti oleh seluruh peserta Babak final diikuti oleh peserta yang memperoleh nilai tertinggi pada babak penyisihan, yang terdiri dari 3 orang peserta Putra dan 3 orang peserta putri. Waktu yang disediakan 8 jam.

4. Majelis Hakim menentukan nilai berdasarkan urutan nilai tertinggi

10. Musabaqah Karya Ilmiah Al-Qur’an

o Peserta Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Kandungan Al-Qur’an dapat diikuti oleh perorangan atau beregu, maksimal 3 orang.

o Setiap kafilah hanya berhak mengirimkan 1 (satu) karya tulis ilmiah yang ditulis sesuai dengan jumlah peserta yang mengikutinya.

o Tema Karya Tulis Ilmiah

1. Al-Qur’an, ekonomi dan entrepreneurship

2. Al-Qur’an, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni

3. Al-Qur’an dan daya saing bangsa

4. Al-Qur’an, karakter bangsa, dan akhlaq mulia

5. Al-Qur’an dan anti-korupsi

o Judul karya tulis : bebas dengan mengacu pada kelima tema di atas.

o Sifat dan isi tulisan, pembimbingan, dan pedoman penulisan karya tulis mengacu pada pedoman umum Program Kreativitas Mahasiswa Gagasan Tertulis (PKM-GT) yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (http://www.dikti.go.id/?page_id=431&lang=id)

11. Musabaqah Debat Kandungan Al-Qur’an (Bahasa Arab)

1. Debat Ilmiah Kandungan Al-Qur’an dalam bahasa Arab adalah Perdebatan tentang suatu masalah yang disampaikan secara nalar dan afgumentatif dalam bahasa Arab yang di dalamnya mengandung unsur-unsur nilai yang bersumber dari nilai Al-Qur’an dan Hadits Nabi.

2. Peserta Musabaqah ini diikuti beregu yang terdiri dari 2 orang anggota

3. Setiap kafilah hanya berhak mengirimkan 1 regu

4. Tema Debat Ilmiah Kandungan Al-Qur’an Dalam Bahasa Arab adalah:

1. Al-Qur’an, ekonomi dan entrepreneurship

2. Al-Qur’an, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni

3. Al-Qur’an dan daya saing bangsa

4. Al-Qur’an, karakter bangsa, dan akhlaq mulia

5. Al-Qur’an dan anti-korupsi

5. Mosi/ Topik Debat Ilmiah Kandungan Al Qur’an akan diberitahukan sebulan sebelum pelaksanaan musabaqah

6. Format Debat yang digunakan dalam MTQ Mahasiswa Nasional mengadopsi sistem British Parliamentary (BP). Format lomba dengan sistem ini dalam setiap sesi debat terdapat empat tim grup debat, 2 (dua) tim mewakili pihak Government, yang terdiri atas Opening Government (OG) dan Closing Government (CG); 2 (dua) tim mewakili pihak Opposition, yang terdiri atas Opening Opposition (OO) dan Closing Opposition (CO). Masing-masing tim terdiri atas dua orang peserta debat. Keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada lampiran lomba debat.

12.Musabaqah Debat kandungan Al-Qur’an (Bahasa Inggris)

1. Debat Ilmiah Kandungan Al-Qur’an dalam bahasa Inggris adalah Perdebatan tentang suatu masalah yang disampaikan secara nalar dan argumentatif dalam bahasa Inggris yang di dalamnya mengandung unsur-unsur nilai yang bersumber dari nilai Al-Qur’an dan Hadits Nabi.

2. Peserta Musabaqah ini diikuti beregu yang terdiri dari 2 orang anggota

3. Setiap kafilah hanya berhak mengirimkan 1 regu

4. Tema Debat Ilmiah Kandungan Al Qur’an Dalam Bahasa Arab adalah:

1. Al-Qur’an, ekonomi dan entrepreneurship

2. Al-Qur’an, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni

3. Al-Qur’an dan daya saing bangsa

4. Al-Qur’an, karakter bangsa, dan akhlaq mulia

5. Al-Qur’an dan anti-korupsi

5. Mosi/ Topik Debat Ilmiah Kandungan Al Qur’an akan diberitahukan sebulan sebelum pelaksanaan musabaqah

6. Format Debat yang digunakan dalam MTQ Mahasiswa Nasional mengadopsi sistem British Parliamentary (BP). Format lomba dengan sistem ini dalam setiap sesi debat terdapat empat tim grup debat, 2 (dua) tim mewakili pihak Government, yang terdiri atas Opening Government (OG) dan Closing Government (CG); 2 (dua) tim mewakili pihak Opposition, yang terdiri atas Opening Opposition (OO) dan Closing Opposition

7. (CO). Masing-masing tim terdiri atas dua orang peserta debat. Keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada lampiran lomba debat.

Sumber : http://mtqmn13.unand.ac.id/kategori/mdkqi

Persyaratan Khusus
Cabang Musabaqah adalah bidang-bidang yang dilombakan dalam kegiatan MTQ Mahasiswa Nasional, terdiri atas:
1. Musabaqah Tillawatil Qur’an wajib diikuti oleh setiap kafilah yang terdiri dari seorang qari’ dan qari’ah.
2. Musabaqah Tartil Qur’an dapat diikuti setiap kafilah yang terdiri dari seorang putra dan seorang putri.
3. Musabaqah Tillawatil Qur’an 1 juz (juz 1 atau juz 30) dapat diikuti oleh setiap kafilah yang terdiri dari seorang Hafidz (putra) dan seorang Hafidzah (putri).
4. Musabaqah Tillawatil Qur’an 2 juz (dari juz 2 –juz3) dapat diikuti oleh setiap kafilah yang terdiri dari seorang Hafidz (putra) dan seorang Hafidzah (putri).
5. Musabaqah Tillawatil Qur’an 5 juz (dari juz 1 –juz 5) dapat diikuti oleh setiap kafilah yang terdiri dari seorang Hafidz (putra) dan seorang Hafidzah (putri).
6. Musabaqah Qira’ah Sab’ah (Riwayat Warsy atau Qalun) dapat diikuti oleh setiap kafilah yang terdiri dari seorang (putra) dan seorang (putri).
7. Musabaqah Fahmil Qur’an dapat diikuti setiap kafilah yang terdiri dari tiga orang untuk setiap regu (putra semua atau putri semua atau campuran).
8. Musabaqah Syarhil Qur’an dapat diikuti setiap kafilah yang terdiri dari tiga orang untuk setiap regu (putra semua atau putri semua atau campuran) terdiri dari seorang pembaca ayat Al-Qur’an dengan bacaan mujawwad, seorang sebagai saritilawah dan seorang sebagai pensyarah.
9. Musabaqah Khaththil Qur’an terdiri dari satu bidang, yaitu: bidang dekorasi. Setiap kafilah terdiri dari seorang Khathath (putra) dan seorang Khathathah (putri).
10. Musabaqah Karya Tulis Ilmiah kandungan Al-Qur’an dapat diikuti setiap kafilah secara perorangan (putra atau putri) atau beregu, yang terdiri dari putra semua atau putri semua, atau campuran (maksimal terdiri 3 orang).
11. Musabaqah Debat Ilmiah kandungan Al-Qur’an dalam bahasa Arab dapat diikuti setiap kafilah secara grup (2 orang) putra/putri atau campuran.
12. Musabaqah Debat Ilmiah kandungan Al-Qur’an dalam bahasa Inggris dapat diikuti setiap kafilah secara grup (2 orang) putra/putri atau campuran.

Persyaratan Umum
1. Peserta adalah Mahasiswa yang masih aktif diperguruan Tinggi dibuktikan dengan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) atau surat aktif dan/atau surat pembayaran terakhir pada tahun pelaksanaan kegiatan.
2. Peserta harus membawa surat rekomendasi atau surat tugas yang dikeluarkan oleh Pimpinan perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan Perguruan Tinggi yang diwakili.
3. Khusus bagi Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (UIN), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) dan fakultas/Program Studi Agama dari perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta lainnya, hanya diperbolehkan mengikuti jenis lomba berikut:
o Musabaqah Tarthil Quran
o Musabaqah Khattil Quran
o Musabaqah karya Tulis Al-Quran
o Debat ilmiah kandungan Al-Quran dalam Bahasa Arab
o Debat ilmiah kandungan Al-Quran dalam Bahasa Inggeris
4. Mahasiswa peserta harus didaftarkan dan tergabung dalam satu kafilah Universitas yang bersangkutan.
5. Setiap peserta hanya boleh mengikuti 1 (Satu) cabang musabaqah.
6. Setiap kafilah wajib mengikuti cabang musabaqah Tilawatil Quran, kecuali perguruan Tinggi yang telah disebut dalam poin 3 (tiga)
7. Musabaqah yang bersifat beregu harus beranggotakan mahasiswa yang berasal dari perguruan Tinggi yang sama.
8. Batas usia bagi mahasiswa peserta maksimal 25 tahun, terhitung tanggal 1 Januari pada tahun pelaksanaan kegiatan.
9. Menyerahkan pasfoto berwarna, ukuran 3 x 4 cm dan ukuran 4 x 6 cm masing-masing 2 (dua) lembar dengan memakai jaket almamater.
10. Peserta memperoleh ID Card berupa nomor peserta.
11. Peserta yang telah terdaftar tidak boleh digantikan dengan mahasiswa lain.
12. Peserta dinyatakan gugur apabila tidak memenuhi persyaratan sebagai tercantum dalam pedoman ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


+ 6 = 11

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>